Archive for Emotion

Untuk Perubahan

Sekarang aku tahu, apa yang menyebebkan semua orang gampang putus asa. Disatu pihak emang sikap seperti ini adalah tanggung jawab orang lain, dan dilain pihak juga menjadi tanggung jawab pribadi. Mengapa dikatakan sebagai tanggung jawab orang lain, karena orang pasti dilahirkan dan ada orang yang melahirkan. Maka semua tugas utama sebelum orang yang dilahirkan merasakan hidup didunia, pastinya orang tua harus bisa mendidiknya agar bisa hidup mandiri dan menjelang kehidupannya sendiri dan dapat mengambil keputusan sendiri. Dan mengapa pribadi juga  bertanggung jawab, karena semua orang ditakdirkan untuk bisa menentukan nasibnya sendiri, pemikiran yang bodoh jika semua yang kita inginkan harus datang dengan tiba-tiba.

Terkadang hal itu juga yang sering membuatku terus saja berharap yang muluk-muluk tanpa usaha sedikitpun, hanya berharap, … continue reading this entry.

Pening Sehari, 15 April 2008

Mungkin ini pengalaman paling lucu.. yang pernah kualami. (tapi mungkin juga g … )

Kemaren seperti biasa, sepulang kerja aku shalat maghrib terlebih dahulu (maklumlah pulang kerjanya kan jam 6 sore…). Setelah yakin nggak ada yang ketinggalan, aku siap-siap pulang. Udah pamitan ama semua yang masih tetap bertahan dengan kerjaannya, aku turun (maklum ruang kerjaku ada dilantai 4, ruangan khusus software engineer :D ) sambil menikmati tiap undak lantai yang aku tapaki, sambil sejenak berhenti untuk merasakan sakitnya kepala yang sudah hampir 5 hari ku rasakan.

Pas nyampe dipintu keluar, aku tidak lupa bwt presensi pulang dulu. Udah keluar, kulewati gedung kokoh yang sekarang baru beberapa bulan bertambah megah dengan gaya yang beda dengan rukan-rukan yang ada di sekitar blok kantorku. Rasa sakit itu hinggap lagi saat aku mau menyeberang jalan, sampe2 … continue reading this entry.

Jangan Main-main dengan Marah

Kenapa kita g boleh main-main dengan marah?

Kenapa Rasul juga memberitahu orang yang kuat itu adalah orang yang bisa mengendalikan diri saat marah? semua itu ternyata memberitahu kepada kita akan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh marah itu sendiri. Misalkan … continue reading this entry.

Ilmu

Ilmu Untuk Diamalkan
Setelah saya memperhatikan, hanya sedikit para ulama dan kalangan terpelajar yang mempunyai kesungguhan. Di antara tanda kesungguhan adalah mencari ilmu untuk beramal, sementara kebanyakan dari mereka menjadikan ilmu hanyalah sebagai alat untuk mencari pekerjaan dan mengejar kedudukan. Mereka berbondong-bondong mencari ilmu agar diangkat menjadi hakim atau hanya ingin membuat dirinya sekadar berbeda dari orang lain dan merasa cukup dengan hal itu. (Imam Ibnu al-Jauzy).

Ilmu yang Bermanfaat … continue reading this entry.

Next entries »